Profil Alumni; Miftahus Sa`diyah, Lulus Cepat dengan Deretan Karya Ilmiah
Jember, PBA
Mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan nilai cumlaude adalah impian semua mahasiswa. Oleh karena itu, bagi yang ingin meraihnya, manajemen diri dan waktu adalah kunci utama.
Namanya Miftahus Sa'diyah. Alumni Prodi PBA FTIK IAIN Jember yang baru saja lulus pada Wisuda Ke-37 beberapa hari yang lalu. Lulusan SMA Satya Dharma dan PP Al-Mubarak As-Shiddiqi ini menyampaikan, bahwa kunci bisa menyelesaikan studi tepat waktu adalah manajemen waktu untuk kuliah, organisasi, dan mengajar.
Perempuan kelahiran Jember, 31 Mei 1998 ini mengatakan, bahwa ibunya merupakan inspirasi utama. Baginya, ibunya bukan hanya menasehati, tapi juga mencontohkan bagaimana menjadi perempuan mandiri. "Yang lebih diutamakan adalah kuliahnya dahulu, setelah itu organisasi untuk mengembangkan potensi, dan mengajar untuk mengamalkan ilmu. Begitu pesan beliau," ujarnya melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 8 Desember lalu.
Miftah--sapaan akrabnya--ini mampu menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 5 bulan. Ya, dia masuk di Prodi PBA pada Tahun 2016 dan berhasil lulus pada 23 Maret 2020. "Jadi sebenarnya, skripsi saya aslinya sudah selesai di semester 7, tapi karena sistem harus mengikuti ujian kompre di semester 8, akhirnya saya menunggu sampai semester 8," tuturnya.
Tak cukup itu saja, selama menjadi mahasiswa, putri dari pasangan Ubaidillah dan Alif Lailatul Muawanah ini ternyata juga aktif di Intellectual Movement Community (IMC) yang didirikan oleh Nur Sholihin (Warek 1 IAIN Jember periode sebelum ini). Di sana, ia mendapatkan bimbingan untuk menulis artikel di jurnal-jurnal dari beberapa dosen yang juga tergabung dalam komunitas tersebut.
Berkat kegigihannya dalam berlatih menulis artikel, ia beberapa kali pernah menjuarai lomba penulisan karya ilmiah. Beberapa tulisannya juga berhasil dimuat di beberapa jurnal ilmiah, seperti: Tradisi Lontar Yusuf sebagai Tradisi Masyarakat Kemiren Banyuwangi (Jurnal Heurmenetika al-Quran IAIN Kudus), Islam and Local Culture: Living Qur’anic Studies in the Ngeruwat BumiCulture in Balung Village (Karsa: Jurnal of Social and Islamic Culture, STAIN Pamekasan), Implementation of Peace Culture in Instilling Tolerance and Moderate Attitudes at Hubbul Qur’an Islamic boarding School in Nogosari Village Rambipuji District Jember Regency (Islamic Insight Journal Brawijaya), dan The Role of Women in Advocacy and Community Reform (Islamic Insight Journal Brawijaya University).
Usai lulus, sembari mengajar di Al-Furqon Jember dan menjadi pembina Fahmil Qur'an di NURIS Antirogo Jember, kini Miftah melanjutkan pengembaraan ilmunya di Program Pascasarjana IAIN Jember. Ia juga berharap nantinya akan dapat menyelesaikan studi S2 tepat waktu.
Kepada mahasiswa PBA FTIK IAIN Jember, ia memeberikan motivasi bahwa tidak akan ada keberhasilan yang mudah, tapi juga tidak ada kerja keras yang sia-sia. "Untuk adek-adek yang sedang menempuh tugas akhir, yuk ditambah lagi semangatnya. Berikan yang terbaik untuk orang-orang tercinta di rumah," pungkasnya. [dkn]




