Pecah Telur! Siti Soleha, Mahasiswi PBA Perdana yang Berhasil Lulus Tanpa Skripsi!
Jember, PBA
Seperti telah diketahui, bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, mahasiswa Tingkat S1/D4 bisa lulus tanpa skripsi. Namun meski skripsi tidak wajib, terdapat kebijakan pengganti, salah satunya adalah publikasi ilmiah pada jurnal yang telah terakreditasi.
Inilah yang mencoba dimanfaatkan oleh Siti Soleha, mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, yang kini duduk di Semester Delapan.
Motivasi dan Visi Mulia
Setelah mengetahui adanya kebijakan tersebut, Soleha yang telah memiliki hobi menulis dan memiliki pengalaman menjadi pengurus di Jurnal Muhibbul Arabiyah pun mempersiapkan segala sesuatunya, kemudian mengikuti sesuai prosedur yang telah ditentukan.
Ada beberapa motivasi yang membuatnya tertarik memilih jalur ini. Menurutnya, salah satu cara menjadi bermanfaat dan beramal jariyah adalah melalui tulisan, karena tulisan akan abadi dan tidak akan lekang oleh zaman.
Selain itu, gadis asli Banyuwangi ini juga memiliki visi mulia: dia ingin bisa menjadi role model bagi adik-adik tingkatnya di PBA. Soleha juga ingin turut serta berkontribusi untuk PBA agar senantiasa dapat mempertahankan Akreditasi Unggul. "Saya suka hal yang menantang. Saya ingin keluar dari zona nyaman, dan saya juga ingin berkontribusi pada Prodi PBA," ungkapnya.
Sempat Diremehkan
Setelah melalui proses penulisan dan pembimbingan dengan Ibu Evi Muzaiyidah Bukhori dan Bapak Dr. Mokhammad Miftahul Huda, akhirnya Soleha berhasil mewujudkan visinya tersebut.
Gadis lulusan MA Badean Banyuwangi itu pun bercerita, bahwa mulai dari awal penulisan, pembimbingan, submit, penilaian, revisi, hingga publish di jurnal membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan.
Pada awalnya, memang banyak pihak yang meremehkan dan seakan meragukan kemampuan Soleha. Namun, Soleha tak patah semangat. Ia berhasil membuktikan bahwa ia mampu. "Saya bangga dan berbahagia, apa yang selama ini saya usahakan akhirnya berbuah manis," tegasnya.
Tepat pada Senin, 19 Mei 2025, Soleha telah berhasil mempersembahkan tulisannya yang telah dipublish di Junal Asalibuna (SINTA 2) di hadapan dewan penguji, yakni: Dr. Syamsul Anam (Penguji Utama), Muhammad Ardy Zaini, M.Pd.I. (Ketua Sidang), Dr. Mokhammad Miftahul Huda (Penguji Pembimbing), dan Dwi Khoirotun Nisa', M.Pd.I. (Sekretaris).
Pesan Untuk Adik-adik PBA
Kepada adik-adik tingkatnya di Prodi PBA, Soleha ingin memberikan pesan, agar adik-adik dapat mengikuti jejaknya--lulus dengan jalur publikasi ilmiah, dan dapat memanfaatkan kebijakan yang telah ada ini dengan baik. Karena menurutnya, dengan berkarya dengan tulisan di jurnal, adalah salah satu cara memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan baik.
"Mari berkarya dan membuktikan, bahwa Gen Z tidak hanya bergaya, tapi juga berprestasi. Mari keluar dari zona nyaman, tingkatkan kualitas, konsisten, dan jadilah digital native yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab," ujarnya dengan penuh semangat. (oprpba)
---
Untuk membaca Tulisan Siti Soleha yang telah dimuat di Jurnal Asalibuna (SINTA 2), dapat mengakses link berikut: Artikel Sinta 2 Siti Soleha




