Mahasiswi PBA UIN KHAS Jember Sabet Prestasi Ganda di Ajang Qiroatus Syi’ir Nasional
Jember - Prestasi membanggakan kembali hadir dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Ghanina Najman Nufus, mahasiswi angkatan 2024 tersebut sukses meraih dua kejuaraan tingkat nasional di bidang qiroatus syi’ir pada ajang Parbara 2024 yang digelar oleh PBA UIN Gus Dur Pekalongan dan Mahrojan Musabaqoh al-‘Arobiyah 2025 yang diselenggarakan oleh Nafillah UIN Walisongo Semarang. Dalam kedua lomba tersebut, ia berhasil meraih Juara 2.
Ghanina memulai perjalanannya di dunia syi’ir karena memiliki minat pada puisi berbahasa Indonesia. Setelah melanjutkan studi di PBA UIN KHAS Jember, ia bertekad untuk mengembangkan bakat sastranya melalui bahasa Arab yang baru ia pelajari.
Meski sempat gagal berkali-kali dan bersaing dengan universitas besar, semangat Ghanina tidak pernah padam. Informasi lomba yang ia temukan melalui Instagram serta relasi dengan teman di luar kampus membuatnya terus belajar hingga akhirnya memperoleh kemenangan pertamanya di PBA UIN Gus Dur Pekalongan.
Ghanina bersyukur berada di lingkungan PBA UIN KHAS Jember yang penuh dukungan dan motivasi. Ia mengaku, pengalaman selama kuliah mengajarkannya bahwa mahasiswa bisa memulai mimpi dari nol jika berani mencoba dan melangkah.
“Aku bukan dari latar belakang pesantren berbahasa Arab seperti teman-temanku, tapi aku yakin bahasa Arab-lah yang akan membawaku kepada kesuksesan yang aku impikan. Aku juga percaya setiap plot twist Tuhan gak akan salah sasaran,” ujarnya.
Di tengah padatnya jadwal kuliah, Ghanina tetap berusaha membagi waktu antara akademik dan pengembangan diri. Selain aktif di syi’ir, ia juga menekuni dunia video kreatif dan sempat meraih juara di FTIK Champion 2024. Baginya, kuliah bukan hanya soal tugas dan presentasi di kelas, tetapi juga tentang bagaimana memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Kini, Ghanina terus berusaha meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab secara luwes. Ia percaya bahwa semua hal bisa dicapai dengan tekun dan sabar, karena setiap langkah kecil adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.




