Kembali Berprestasi! Ghanina Berhasil Raih Juara 3 Qiro’atus Syi’ir di Festival Sastra Arab Nasional 2025
Jember - Ghanina Najman Nufus, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Mahasiswi semester 3 tersebut, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Festival Sastra Arab (Festrab) 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring pada 26 September- 6 Oktober 2025 dengan pengumuman pemenang pada 16 Oktober 2025.
Prestasi ini menjadi momen kebangkitan bagi Ghanina di dunia syair Arab setelah sebelumnya sempat mengalami beberapa kegagalan dalam kompetisi serupa. Sebagai mahasiswi yang pada awalnya sama sekali belum menguasai bahasa Arab, pencapaian ini menjadi bukti bahwa tekad dan kerja keras mampu mengalahkan berbagai keterbatasan.
Bagi Ghanina, kompetisi ini bukan hanya ajang untuk berprestasi, tetapi juga sarana memperluas pengalaman dan pembelajaran di luar kelas.
“Pembelajaran di kelas saja tidak cukup. Kita perlu mencari pengalaman dengan mahasiswa dari kampus lain, karena pembelajaran yang paling berkesan dan berdampak adalah pengalaman,” ungkapnya.
Perjalanan menuju keberhasilanya tersebut tidaklah mudah. Di tengah padatnya aktivitas kuliah dan pekerjaan, Ghanina tetap berkomitmen memberikan yang terbaik. Berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu persiapan dan kendala teknis saat proses pembuatan video lomba berhasil ia hadapi dengan penuh semangat dan pantang menyerah hingga akhirnya tak menyangka dapat meraih hasil yang membanggakan.
Ghanina juga mengakui bahwa memperbaiki lahjah (dialek) Arab agar lebih mendekati penutur asli menjadi tantangan tersendiri dalam lomba ini. Namun, hal itu justru menjadi motivasi baginya untuk terus belajar dan memperdalam keterampilan berbahasa Arab secara berkelanjutan.
Di akhir wawancara, Ghanina menyampaikan pesan motivatif bagi rekan-rekan mahasiswa agar berani memulai dan tidak mudah menyerah dalam proses belajar.
“Tidak ada yang bisa mencapai seratus kalau belum mulai dari nol. Dulu saya sama sekali tidak bisa bahasa Arab, tapi Allah menakdirkan saya di Pendidikan Bahasa Arab. Saya yakin semua orang bisa berkembang kalau mau berusaha. Arabic isn’t hard, it’s heart,” tutupnya.
Prestasi yang diraih Ghanina menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil dalam proses belajar memiliki arti besar ketika dijalani dengan kesungguhan. Capaian tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN KHAS Jember, yang terus melahirkan mahasiswa berprestasi dan berdaya saing di tingkat nasional.




